Monday, September 07 2026 - Pendidikan Pancasila

  


๐ŸŒน IDENTITAS
Nama Guru: Eva Marissa Savitri, S. Pd & Devika Aulia, S. Pd.
Mapel: Pendidikan Pancasila
Hari/ Tanggal: Senin / 07 September 2026
Fase/Kelas: A/ 1B
Materi: Menyebutkan nilai-nilai Pancasila sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) di lingkungan keluarga.
Pertemuan ke: 5

๐ŸŒนApersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.B ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

๐ŸŒนCP:

Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

๐ŸŒนTP:
Menyebutkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.


Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik dapat menyebutkan contoh penerapan nilai sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) di lingkungan keluarga.

Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat memahami dan mengaitkan contoh penerapan nilai sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) di lingkungan keluarga.

Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik dapat mempraktikkan kemampuan bertanya, menjawab, dan menanggapi komentar secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.

๐ŸŒนATP

Peserta didik mampu menyebutkan contoh penerapan nilai sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) di lingkungan keluarga.

Model/Metode pembelajaran: Problem Based  Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Gambar Visual, Soal post test





๐ŸŒนMateri Pendidikan Pancasila

๐Ÿ“– A. Mengenal Sila Kelima Pancasila
Pancasila memiliki lima sila.
Sila kelima berbunyi:
“Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”
Lambang sila kelima adalah ๐ŸŒพ padi dan kapas.
  • ๐ŸŒพ Padi melambangkan makanan dan kebutuhan hidup.
  • ๐ŸŒฟ Kapas melambangkan pakaian dan kebutuhan hidup.

Sila kelima mengajarkan kita untuk bersikap adil kepada semua orang.

๐Ÿ  B. Apa Arti Keadilan?
Adil artinya memperlakukan orang dengan baik dan tidak pilih kasih.

Contohnya:

  • Berbagi makanan dengan saudara.
  • Mendapatkan giliran bermain.
  • Membantu anggota keluarga.
  • Tidak mengambil barang milik orang lain.
  • Melaksanakan tugas di rumah dengan baik.

Adil bukan berarti semua orang harus mendapatkan sesuatu yang sama persis. Adil berarti mendapatkan hak dan perlakuan yang sesuai.

๐Ÿ‘จ‍๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿ‘ง‍๐Ÿ‘ฆ C. Contoh Sila Kelima di Lingkungan Keluarga
Kita dapat menerapkan sila kelima dalam kehidupan sehari-hari.
1. Berbagi dengan Saudara ๐ŸŽ
Jika ibu memberikan buah kepada kita dan saudara, kita berbagi dengan adil.
2. Bergiliran Bermain ๐Ÿงธ
Jika hanya ada satu mainan, kita dapat bermain secara bergantian.
3. Membagi Tugas Rumah ๐Ÿงน
Membersihkan rumah dapat dilakukan bersama-sama sesuai kemampuan.
Contohnya:
  • Kakak merapikan meja.
  • Adik merapikan mainan.
  • Ayah membantu membersihkan rumah.
  • Ibu menyiapkan makanan.
4. Tidak Pilih Kasih ❤️
Kita menyayangi semua anggota keluarga dan tidak membeda-bedakan saudara.
5. Menghargai Hak Anggota Keluarga ๐ŸŒท
Kita tidak boleh mengambil barang milik saudara tanpa izin.
6. Membantu Anggota Keluarga ๐Ÿค
Jika ada anggota keluarga yang membutuhkan bantuan, kita membantu dengan ikhlas.

๐ŸŒนKesimpulan
Sila kelima Pancasila berbunyi “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” dan memiliki lambang padi dan kapas. Sila kelima mengajarkan kita untuk bersikap adil, berbagi, bergiliran, membantu keluarga, menghargai hak orang lain, dan tidak pilih kasih. Kita dapat menerapkan nilai sila kelima mulai dari lingkungan keluarga.

Post Test

1. Sila kelima Pancasila berbunyi ....
A. Ketuhanan Yang Maha Esa
B. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
C. Persatuan Indonesia

2. Lambang sila kelima adalah ....
A. ⭐ Bintang
B. ๐ŸŒณ Pohon beringin
C. ๐ŸŒพ Padi dan kapas

3. Jika hanya ada satu mainan, sebaiknya kita ....
A. Berebut
B. Bermain bergantian
C. Menyembunyikannya

4. Contoh sikap adil di rumah adalah ....
A. Mau berbagi dengan saudara
B. Merebut makanan saudara
C. Tidak mau membantu

5. Jika ibu meminta kita membantu membersihkan rumah, sebaiknya kita ....
A. Membantu dengan senang hati
B. Marah
C. Pergi bermain

Kunci Jawaban

1. b
2. c
3. b
4. a
5. a

Refleksi
Pada pembelajaran hari ini, peserta didik belajar mengenal sila kelima Pancasila, yaitu “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” dengan lambang padi dan kapas. Peserta didik memahami bahwa sila kelima mengajarkan kita untuk bersikap adil, berbagi, bergiliran, membantu orang lain, menghargai hak orang lain, dan tidak pilih kasih. Melalui kegiatan pembelajaran dan post test, sebagian besar peserta didik dapat memahami makna sila kelima dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Peserta didik juga mulai menyadari bahwa bersikap adil dapat dimulai dari hal-hal sederhana di rumah. Pembelajaran hari ini membantu peserta didik memahami bahwa nilai sila kelima dapat diterapkan mulai dari lingkungan keluarga. Peserta didik diharapkan dapat membiasakan diri untuk berbagi, bergiliran, membantu, menghargai hak orang lain, dan bersikap adil tanpa pilih kasih dalam kehidupan sehari-hari

Komentar